RESUME HARI PERTAMA PKKMB UNIVERSITAS
Pemateri: Erisandy Yudhistira
Penguatan Literasi Keuangan untuk Kesejahteraan MahasiswaKemampuan literasi keuangan sangat penting bagi mahasiswa dalam menghadapi masa transisi pengelolaan keuangan secara mandiri. Tantangan seperti biaya hidup, tekanan sosial, dan risiko utang menuntut mahasiswa memiliki pengetahuan finansial yang cukup agar dapat mencapai kesejahteraan finansial, akademik, mental, dan masa depan.
Strategi penguatan literasi keuangan melibatkan:
- Integrasi materi keuangan di kurikulum kampus.
- Workshop, seminar, dan konseling keuangan.
- Pemanfaatan platform digital.
- Kolaborasi dengan lembaga eksternal.
- Inisiatif mahasiswa melalui komunitas, mentoring, dan kampanye edukatif.
Manfaat literasi keuangan meliputi kemampuan mengelola keuangan secara efektif, mengurangi stres, meningkatkan prestasi akademik, serta menyiapkan mahasiswa menjadi individu yang mandiri secara finansial.
Tantangan seperti kurangnya minat dan sumber daya bisa diatasi dengan pendekatan kreatif, kolaboratif, dan praktis. Penguatan literasi keuangan adalah investasi penting untuk membentuk generasi mahasiswa yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.
Pemateri: Yudi Latif, MA., Pj.D
kehidupannya Berbangsa, Bernegara, Jati diri bangsa dan dan Pembinaan kesadaran bela negara
Kondisi Bangsa dan Pentingnya Bela Negara
Indonesia saat ini menghadapi perubahan di berbagai aspek kehidupan yang cukup memprihatinkan. Untuk menjaga keutuhan bangsa yang luas dan beragam, dibutuhkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan bersama.
Jati Diri Bangsa
Jati diri Indonesia tercermin dari:
- Pancasila sebagai dasar nilai kehidupan
- UUD 1945 sebagai hukum utama
- NKRI sebagai bentuk negara
- Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Kesadaran Bela Negara
Kesadaran bela negara ditumbuhkan melalui:
- Pendidikan kewarganegaraan
- Latihan bela negara
- Kampanye yang mendorong partisipasi aktif warga.
Tujuan Bela Negara
Bela negara bertujuan untuk:
- Melindungi kedaulatan
- Menjaga persatuan
- Memperkuat ketahanan nasional.
Pemateri: Dr. Arif Abdurrakhman, S.T., M.T
Strategi menumbuhkan Critical Thinking Ability Untuk menemukan solusi terbaik
1. Bangun Dasar dengan Bertanya
Gunakan metode 5W1H (apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana) untuk menggali masalah. Hindari asumsi dengan selalu meminta bukti atau data.
2. Asah Analisis
Bedakan fakta dan opini, lalu identifikasi pola sebab-akibat menggunakan alat seperti fishbone diagram.
3. Gunakan Kerangka Terstruktur
Terapkan analisis SWOT dan metode DECIDE (definisi masalah → opsi → konsekuensi → solusi → rencana → evaluasi).
4. Latih Keterbukaan Pikiran
Cari sudut pandang berbeda melalui diskusi, role-playing, membaca, dan mendengar argumen pro-kontra.
5. Evaluasi Solusi Secara Objektif
Tetapkan kriteria jelas (biaya, risiko, waktu, keberlanjutan) dan uji logika dengan premis–kesimpulan.
6. Gunakan Alat Bantu Praktis
Susun decision matrix atau daftar pro-kontra berbobot untuk memilih opsi terbaik.
7. Kembangkan Refleksi Diri
Tuliskan proses berpikir dalam jurnal dan tinjau ulang keputusan setelah dievaluasi.
8. Latihan Konsisten
Gunakan studi kasus atau debat terarah untuk mengasah kemampuan dengan masalah nyata.
- Contoh:
Jika komplain pelanggan naik 30%, lakukan analisis 5W1H, temukan penyebab utama (bug checkout), lalu bandingkan opsi solusi dengan decision matrix. Pilih yang paling berkelanjutan, lalu pantau hasilnya.
- Kunci Sukses:
Berpikir kritis butuh konsistensi, keterbukaan terhadap kegagalan, dan kolaborasi dengan orang lain. Dengan disiplin, keputusan dapat diambil berdasarkan data, bukan emosi atau tekanan sosial
Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/
Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
terimakasih dari saya Nayla aulya putri kurniawan dari Fakultas Kesehatan, Prodi Analis Kesehatan
ku jungi juga blog teman saya : https://syafirafrds.blogspot.com